Muhammad bin Abdul Wahab: Perbedaan antara revisi

Dari Yufidpedia
Loncat ke navigasiLoncat ke pencarian
Tidak ada ringkasan suntingan
Baris 1: Baris 1:
{{Infobox religious biography
{{Infobox religious biography
|image              = [[Berkas:Photo default man.jpg|200px]]
|image              = [[Berkas:محمد بن عبد الوهاب.png|200px]]
| honorific-prefix  = Syaikh
| honorific-prefix  = Syaikh
| name              = Muhammad bin Abdul Wahab
| name              = Muhammad bin Abdul Wahab
Baris 34: Baris 34:
* Fadhoil al-Qur`an
* Fadhoil al-Qur`an
* Fatawa wa Masail
* Fatawa wa Masail
* [[Kasyfu al-Syubuhat]]<ref name="cite_muslim-or-id_27302"/>
* [[Kasyfu al-Syubuhat]] <ref name="cite_muslim-or-id_27302"/>
* [[Kitab Tauhid]] <ref name="cite_bekal_islam_4329"/>
* [[Kitab Tauhid]] <ref name="cite_bekal_islam_4329"/>
* Mabhatsul Ijtihad wa al-Khilaf
* Mabhatsul Ijtihad wa al-Khilaf

Revisi per 13 Januari 2023 04.25

Syaikh

Muhammad bin Abdul Wahab
محمد بن عبد الوهاب التميمي
محمد بن عبد الوهاب.png
Informasi pribadi
Lahir1115 H / 1703 M
Uyainah, Najd,
Meninggal1206 H / 1792 M
Diriyah, Keamiran Diriyah
Karya terkenalKitab Tauhid

Muhammad bin Abdul Wahab adalah seorang ulama dari daerah Najd di jazirah Arab, dikenal dengan gerakan dakwahnya untuk memurnikan tauhid. Pengaruh dakwahnya tidak hanya di wilayah arab saja tapi juga meluas ke negeri-negeri muslimin di seluruh dunia.

Biografi

Silsilah

Memiliki nama lengkap Muhammad bin Abdil Wahhab bin Sulaiman bin Ali bin Muhammad bin Ahmad bin Rasyid bin Barid bin Muhammad bin Al-Masyarif At-Tamimi Al-Hambali An-Najdi. Dilahirkan pada tahun 1115 H (1703 M) di kampung Uyainah (Najd) dan wafat pada tahun 1206 H. Ayahny adalah seorang ulama bermazhab Hanbali dan juga Qodhi di wilayah Uyainah.

Pendidikan

Sejak masih kanak-kanak telah dididik dengan pendidikan agama yang diajar sendiri oleh ayahnya dan berhasil menghafal 30 juz Al-Quran sebelum 10 tahun. Menikah ketika sudah baligh pada usia 12 tahun kemunian berhaji dan memulai rihlahnya ke Mekkah dan Madinah sehingga beliau bertemu para ulama disana. Pada tahun 1135 H menunaikan ibadah haji untuk yang kedua kalinya dan memilih untuk menetap di kota Makkah dalam rangka menuntut ilmu. Setelah itu beliau berpindah dari satu kota ke kota yang lain untuk menuntut ilmu. Beliau juga sempat menuntut ilmu di kota Madinah dan berguru pada dua orang ulama besar yaitu Syaikh Abdullah bin Ibrahim bin Saif an-Najdi dan Syaikh Muhammad Hayah al-Sindi. Selain di haramain juga sempat menuntut ilmu di kota Basrah (Irak).[1]

Karya

  • Adabu al-Masyi ila al-Shalah [2]
  • Ahadits fii al-Fitan wa al-Hawadits
  • Ahkam Tamanni al-Maut
  • Al-Kabair
  • Al-Qowa’idu al-Arba’
  • Al-Thaharoh
  • Fadhoil al-Qur`an
  • Fatawa wa Masail
  • Kasyfu al-Syubuhat [2]
  • Kitab Tauhid [1]
  • Mabhatsul Ijtihad wa al-Khilaf
  • Masail Jahiliyyah
  • Mukhtashor al-Inshof wa al-Syarhu al-Kabir
  • Mukhtashor Shiroh al-Rosul shallallahu ‘alaihi wa sallam
  • Mukhtashor Zaadi al-Ma’aad
  • Syuruthu al-Sholah wa Arkanuha wa Wajibatuha
  • Tafsir Ayat min al-Qur`an al-Karim
  • Tsalatsatu al-Ushul
  • Ushulu al-Iman


Referensi